Jan 8, 2011

Wacana

                                        
CLARITY CHART
IF : Internally Flawless ( Tanda batu tidak dapat 

dideteksi dg menggunakan loupe 10x = Very Hight Quality)

VVS : Very Very Slight Inclusions ( Tanda batu dapat 

dideteksi dg menggunakan loupe 10x = Hight Quality)

VS : Very Slight Inclusions ( Tanda batu dapat dilihat 

dg mata telanjang = Good Quality)

SI1-2 : Some Inclusions ( Cukup banyak tanda batu = Good 

to the Medium Quality)

I1-2 : Inclusions Easily Visible ( Banyak tanda batu = Medium 

to the Lower Quality)

TRANSPARANT : Tembus pandang
TRANSLUCENT : Tembus cahaya tetapi tidak tembus pandang
OPAQUE : Tidak tembus cahaya

=====================================



KANDUNGAN MINERAL KIMIA BATU :

Apatite : Ca5
Aquamarine : Be3Al2 ( SiO3)
Amethyst : Si O2
Ametrine : SiO2
Boulder opal : SiO2 nH2O
Chrome diopside : Ca Mg Si2 O6
Citrine : Si O2
Demantoid Garnet : Ca
Jade : Na ( Al Fe) Si2O6
Iolite : Mg2 Al4 Si5 O18
Kyanite : Al2 SO5
Kunzite : Mg4 Al Fe) 6 ( Si Al B) SO4
Matrix Opal : Si O2 nH2O
Opal Sudan : Si O2 nHO2
Ruby Mozambique : Al2 O3
Phrehnite : Ca2 Al
Peridot : ( Mg Fe) SiO2)
Sapphire madagascar : Al2 O3
Sphene : Ca Ti Si O2
Sapphire Thailand : Al2 O3
Spessartite Garnet :
Spinel : Mg Al2 O4
Songea sapphire : Al2 O3

Sunstone : Na Na (Al Si) AlSi2O8
Tanzanite : Ca2Al3 ( Si O4) 3( OH)
Topaz : Al2 SiO4
Tourmaline : Na ( Li Al) 3Al6
Yellow Beryl : Be3 Al2 ( SiO3) 6
Zamrud Colombia : Be3 Al2 ( SiO3) 6





========================





KEKERASAN BATU DALAM SKALA MOHS

Fluorite : 4
Chrome Diopside : 5-6
Rhodolite Garnet : 6, 5-7, 5
Matrix Opal : 5, 5-6, 5
Boulder Opal : 5, 5-6, 5
Opal : 5, 5-6, 5
Apatite : 5
Sphene : 5, 5

Sunstone : 6 - 6,5
Tanzanite : 6-7
Prehnite : 6-6, 5
Kunzite : 6-7
Demantoid Garnet : 6, 5-8, 5
Quartz : 7
Chalcedony : 7
Amethyst : 7
Peridot : 7
Spessartite Garnet : 6, 5-8, 5
Rubellite : 7-7, 5
Tourmaline : 7-7, 5
Citrine : 7
Aquamarine : 7, 5-8
Topaz : 8
Sapphire : 9
Ruby : 9
Diamond : 10





=======================




TREATMENT

TREATMENT : NONE
Artinya batu tersebut tidak ada perlakuan khusus untuk 

mempertinggi VALUE. Berarti batu tersebut 100% murni 
batu alam yang langsung diasah.

TREATMENT : HEATED
Sebenarnya batu tersebut NATURAL, tetapi batu tersebut 

mengalami perlakuan khusus untuk mempertinggi VALUE 
dengan cara DIPANASKAN dengan suhu 300 s/ d 1300 F, 
Dengan cara tersebut batu akan berubah warna dan 
menambah kejernihan.

TREATMENT : DIFUSION
Sebenarnya batu tersebut NATURAL tetapi batu tersebut 

mengalami peningkatan VALUE dengan cara mengexpos 
permukaan batu dengan bahan kimia tertentu digabung 
dengan pemanasan, jadi perubahannya hanya ada 
dipermukaan saja. jadi jika diiris menjadi dua permata 
tersebut akan tampak berbeda warna

TREATMENT : LAB CREATED
Batu tersebut direkayasa di laboratorium dengan komposisi 

mineral yang sama seperti batu permata alami, biasanya 
hasil LAB CREATED selalu bebas inclusion, tidak seperti batu 
alami yang selalu ada inclusion nya.

TREATMENT : HYDROTERMAL
Batu tersebut direkayasa di laboratorium dengan metode 

HYDROTERMAL. Teknologi ini lebih canggih lagi karena memiliki 
komposisi dan sifat fisik ( inclusion) yang sama.

TREATMENT : TREATED
Sebenarnya batu tersebut NATURAL tetapi batu tersebut 

mengalami perlakuan khusus untuk mempertinggi VALUE 
dengan cara iradiasi, pemanasan, laser, dll. dibuat berupa GLASS
dahulu baru dibentuk.


TREATMENT : COLOR ENHANCED
Sebenarnya batu tersebut NATURAL tetapi batu tersebut 
mengalami perlakuan khusus untuk mempertinggi VALUE.
Penambahan warna dengan cara iradiasi, oil, dll. tetapi tanpa melalui 
tahap GLASS


TREATMENT : DOUBLET
Sebenarnya batu tersebut NATURAL tetapi batu tersebut
mengalami perlakuan khusus untuk PENGIRITAN BAHAN. 
PENGIRITAN tersebut dengan jalan penggabungan (tempel) 2 bahan materi 
yang berbeda menjadi satu kesatuan


TREATMENT : COATING
Sebenarnya batu tersebut NATURAL tetapi batu tersebut
mengalami perlakuan khusus untuk mempertinggi VALUE.
Penambahan  / mempertinggi / mempergelap warna dengan cara
pelapisan permukaan dengan pewarna khusus.
Treatment dengan cara seperti ini bersifat TIDAK PERMANEN.


SYNTHETIC
Batu tersebut dibuat di laboratoriun tetapi komposisi dan sifat fisik
tidak sama dengan batu yang ditiru. Synthetic dan imitasi 
menjadi dualisme yang masih rancu.








=========================





                        UKURAN LINGKAR CINCIN

Toko - toko emas disini menggunakan standard ukuran amerika =

Ukuran 14 = diameter 16, 83mm = panjang lingkaran 53mm

Ukuran 15 = diameter 17, 08mm = panjang lingkaran 54mm

Ukuran 16 = diameter 17, 43mm = panjang lingkaran 55mm

Ukuran 17 = diameter 17, 85mm = panjang lingkaran 56mm

Ukuran 18 = diameter 18, 05mm = panjang lingkaran 57mm

Ukuran 19 = diameter 18, 45mm = panjang lingkaran 58mm

Ukuran 20 = diameter 18, 78mm = panjang lingkaran 59mm

Ukuran 21 = diameter 19, 14mm = panjang lingkaran 60mm

Ukuran 22 = diameter 19, 58mm = panjang lingkaran 61mm

TIP MENCARI UKURAN CINCIN
Cari kawat yang lunak kemudian kita potong sepanjang lingkar jari kita, lalu luruskan kawat tersebut dan ukur dengan penggaris, setelah kita mengetahui panjang kawat tersebut kemudian kita lihat tabel diatas,
Nah sekarang kita sudah tahu UKURAN CINCIN kita.





=====================





CARA MENDETEKSI STAR, CAT EYE DAN OPAL = Taruh dibawah sinar matahari langsung atau disenter maka akan tampak star, tali ( chatoyancy) dan rainbow nya.


Untuk ALEXANDRITE COLOR CHANGE : Untuk waktu siang hari, Taruh dibawah sinar matahari langsung, kemudian taruh di bawah sinar lampu TL, maka perubahan warna akan tampak.
Untuk waktu malam hari, Taruh dibawah lampu BOHLAM ( mewakili sinar matahari) kemudian taruh dibawah sinar lampu TL, maka perubahan warna akan tampak.


=========================

                                                   RETAK PERMUKAAN

Untuk batuan yang clarity nya IF  s/d  VS (transparent) memang masih ada juga retakan / crack  (tanda batu). tidak menutup kemungkinan crack (retakan) di permukaan, tetapi sebagian besar untuk yang clarity nya VS  s/d  I  (translucent  s/d opaque) ada sedikit retakan disana sini karena disebabkan oleh materi yang terbentuk kurang padat karena waktu pembentukan yang kurang lama, tetapi tidak menutup kemungkinan batuan yang opaque yang mempunyai permukaan MULUUUUUUUUUUUUS.........  !!!!!

=========================